About Us

About Us
Lorem Ipsum is simply dummy text of the printing and typesetting industry.

Contact Info

684 West College St. Sun City, United States America, 064781.

(+55) 654 - 545 - 1235

info@corpkit.com

Perlindungan HKI, Apa Pentingnya dan Apa Saja Bentuknya?

Banyak dari kita tidak sepenuhnya memahami pentingnya perlindungan HKI. Padahal dengan memberikan perlindungan terhadap HKI akan semakin meningkatkan inovasi dan kreativitas di kalangan masyarakat.

Kaum kreatif dan inovatif akan semakin terdorong untuk meningkatkan kemampuan dan menghasilkan lebih banyak. Bila hasil karya mereka diakui dan mendapatkan apresiasi yang lebih layak melalui pengakuan HKI.

Apa Sebenarnya HKI?

Perlindungan HKI, Apa Pentingnya dan Apa Saja Bentuknya?

HKI adalah singkatan dari Hak Kekayaan Intelektual. Hak Kekayaan Intelektual ini merupakan terjemahan dari Intellectual Property Right (IPR).

Aturan terkait HKI diatur dalam undang-undang No. 7 Tahun 1994 tentang pemberlakukan WTO (Agreement Establishing The World Trade Organization).

Arti dari Hak Kekayaan Intelektual sendiri adalah hak atas kekayaan yang berasal dari kemampuan intelektual manusia. Hak tersebut berkaitan dengan  hak seseorang secara sebagai manusia secara individu atau lebih dikenal sebagai hak asasi manusia (human right).

Bagaimana Hak Kekayaan Intelektual ini menjadi bagian dari HAM? Karena kebutuhan manusia untuk mendapatkan penghargaan yang cukup atas hasil karyanya dan hasil intelektualitasnya bersifat penting dan utama.

Dalam bahasa awam dapat kita artikan bahwa dengan mengantongi HKI, seseorang bisa mendapatkan hasil secara ekonomi atas produk karya intelektualnya.

HKI ini bersifat mutlak dan mengikat dalam jangka panjang. Sehingga siapapun yang menggunakan produk bersangkutan harus melakukan pembayaran sesuai yang telah ditentukan sebelumnya kepada pemilik HKI tersebut.

Mengapa Perlindungan HKI Itu Penting?

Penerapan perlindungan HKI merupakan sebuah hal penting dalam penegakan hukum. Bagaimanapun untuk menghasilkan karya intelektual, seseorang perlu melakukan sejumlah proses yang melibatkan pemikiran mendalam, waktu, tenaga dan kreativitas inovasi yang kuat.

Sementara kreativitas dan inovasi ini bukan sesuatu yang bisa serta merta dimiliki setiap orang begitu saja. Ada proses intelektual yang mendalam untuk akhirnya produk bersangkutan bisa dibuat.

Perlindungan HKI akan memberikan penghargaan atas kerja keras dan proses intelektual yang terjadi di balik layar proses pembuatan produk tersebut.

Di Indonesia khususnya, masalah pembajakan menjadi isu besar yang kerap mengusik mereka yang menggeluti dunia kreatif, inovatif dan kelompok intelektual.

Karena pembajakan melakukan penggandaan produk yang mereka hasilkan, menjualnya dalam harga yang lebih murah dari harga jual yang telah ditentukan sebelumnya.

Kemudian dari hasil penjualan ini sepenuhnya menjadi milik pembajak, tanpa menunaikan kewajiban mereka untuk atas kewajiban atas HKI. Mereka yang mengantongi HKI tidak mendapatkan share sebagaimana seharusnya.

Prinsip Dasar Perlindungan HKI

Ada sejumlah prinsip dasar yang menjadi aspek utama dalam penerapan perlindungan HKI. Adapun prinsip dasar tersebut adalah sebagai berikut.

Prinsip Ekonomi

Secara umum mereka yang menciptakan sebuah produk atau idenya dengan kemampuan intelektualnya sudah tentu memiliki tujuan ekonomi di dalamnya.

Pencipta berharap memperoleh keuntungan secara finansial atas produk yang mereka ciptakan. Karenanya kepentingan ini harus menjadi aspek penting yang mendapatkan perlindungan.

Prinsip Keadilan

Tanpa kecuali, mereka yang telah mengeluarkan upaya dan intelektualitasnya untuk sebuah karya, ide atau produk sudah tentu harus mendapatkan penghargaan yang cukup.

Membiarkan pihak lain menikmati keuntungan tanpa berperan dalam proses penciptaan merusak prinsip keadilan ini. Karenanya prinsip dasar lain yang penting di sini adalah memastikan tidak adanya pihak ketiga yang menikmati keuntungan.

Prinsip Kebudayaan

Perlindungan HKI menjadi penting pula untuk kepentingan kemajuan dunia. Ini untuk dunia dapat terus tumbuh, berkembang dengan inovasi baru, kreasi produk yang lebih baik dan kebudayaan yang lebih meningkat.

Semua inovasi, kreasi dan pengembangan ini akan sulit terjadi bila penghargaan terhadap intelektualitas tidak cukup memadai. Bahwa upaya mereka tidak memberikan keuntungan apapun untuk mereka.

Prinsip Sosial

Perlindungan HKI menjadi bentuk penghargaan terhadap HAM. Sebagaimana disebutkan penghargaan atas karya intelektual jelas merupakan bagian dari HAM.

Ini adalah wujud dari upaya negara untuk tetap mempertahankan keseimbangan antara kepentingan individu dan masyarakat/lingkungan.

Apa Saja Sebenarnya Yang Masuk Hak Kekayaan Intelektual?

Ada sejumlah bentuk pemberian hak intelektual yang diakui dalam kategori HKI dan mutlak untuk mendapatkan perlindungan. Berikut ini bentuk Hak intelektual tersebut.

Hak Cipta

Hak cipta adalah hak atas penciptaan suatu produk atau ide yang berkaitan dengan ilmu pengetahuan, karya sastra atau karya seni.

Hak ini hanya menjadi milik pihak-pihak yang memiliki peran kreatif. keahlian, teknis dan keterampilan dalam proses penciptaan suatu produk.

Hak ini termasuk di dalamnya adalah hak pembagian keuntungan dari setiap perbanyakan produk atau pemanfaatan produk secara komersial.

Hak Kekayaan Industri

Dalam dunia dagang dan industri produk komersial, terdapat pula konsep hak kekayaan industri. Di dalamnya terdapat beberapa bentuk hak intelektual seperti berikut ini.

Hak paten

Merujuk pada aturan dalam Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2001 Pasal 1 Ayat 1, hak paten adalah pemberian hak mutlak yang diberikan negara kepada pencipta suatu produk, konsep atau ide.

Temuan ini membutuhkan teknis dan metode khusus dalam penciptaannya, sehingga hanya mereka yang memiliki kemahiran dan kecakapan khusus yang bisa menciptakannya. Dalam kata lain temuan ini berbasis teknologi.

Biasanya, pemilik hak paten sifatnya hanya menciptakan produk, kemudian memberikan persetujuan kepada pihak produsen untuk memperbanyak produk tersebut dan menjualnya secara komersial.

Merek dagang

Merek dagang merupakan bentuk hasil intelektual yang kerap diabaikan perlindungan haknya, terutama di Indonesia. Banyak produk bajakan muncul di pasaran dengan nama menyerupai produk yang sudah stabil di pasaran, demi bisa mencuri pangsa pasar.

Padahal merek dagang dibuat dengan pertimbangan matang, proses riset dan analisa pasar untuk memastikan nama  berikut dengan logo dari produk tersebut sesuai dengan target pasar.

Karenanya demi melindungi merek dagangnya, pemilik merek akan mendaftarkan atau melegalkan merek tersebut. Tujuannya supaya tidak ada ada pihak lain yang menggunakan nama yang sama.

Di sisi lain nama dan logo merek dagang merupakan identitas dari produk. Ada unsur eksklusivitas yang perlu untuk dipertahankan supaya nama dan logo tersebut menjadi identitas kuat dari produk.

Membiarkan pihak lain menggunakan nama dan logo yang sama akan merusak proses identifikasi ini. Apalagi bila produk yang mereka jual tidak memiliki kualitas yang sama dengan produk asli.

Desain

Desain sebuah produk, sistem layout, sistem produksi, sistem kerja alat, sistem industri merupakan bagian dari hak kekayaan intelektual yang juga harus mendapatkan perlindungan.

Desain menjadi bagian dari keunikan dari sebuah produk atau sistem internal usaha yang membedakannya dari usaha lain atau produk lain. Kadang ini juga berkaitan dengan meningkatkan nilai jual di pasaran.

Rahasia Dagang

Ada sejumlah informasi internal yang sifatnya sangat rahasia namun mempengaruhi performa produk, performa manajemen, performa penjualan atau performa keuangan perusahaan. Inilah yang dimaksud dengan rahasia dagang.

Rahasia dagang menjadi salah satu bentuk HKI yang perlu perlindungan. Sehingga pencurian informasi terkait rahasia dagang bisa menjadi kasus pelanggaran hukum.

Perlindungan HKI adalah sebuah sistem hukum mutlak yang penting kemajuan dunia inovasi dan kreasi di Indonesia.

Itulah peran Legal Now untuk membantu proses perlindungan HKI ini lebih optimal. Legalkan hak atas produk intelektual Anda melalui jasa legalitas dari legal now. Pastikan Anda mendapatkan perlindungan optimal secara hukum. [Artnet]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*